Pasar dalam perekonomian: Pengertian Pasar

Dahulu, jika masyarakat ingin mendapatkan barang dan jasa, maka harus pergi ke pasar untuk mengadakan jual beli, atau selanjutnya disebut juga dengan permintaan dan penawaran. Penjual dan pembeli akan bertemu di suatu tempat, sehingga pasar diartikan sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan jual-beli. Ini merupakan definisi pasar dalam arti sempit.
Kebaikan:
  • Penjual dan pembeli dapat mengadakan kesepakatan secara langsung.
  • Pembeli dapat memilih barang yang akan dibeli dengan leluasa, karena ukuran, warna, bentuk barang secara fisik dapat langsung dikenali.
Kelemahan:
  • Tidak efisien, karena harus datang ke pasar, terlebih jika letak pasar jauh dari tempat tinggal.
  • Penjual harus memiliki tempat khusus untuk menjajakan dan memajang barang dagangannya.
  • Pembeli butuh waktu untuk memilih barang yang belum diketahui spesifikasinya.
  • Penjual harus memajang dan merapikan kembali barang dagangannya setiap saat.
  • Barang yang tidak dipilih sulit laku, karena kondisinya mungkin menjadi lusuh atau sudah tidak baik.
Seiring dengan perkembangan zaman, ditemukannya berbagai alat komunikasi dan beragam jenis transportasi, serta ditunjang oleh industri perbankan atau pun industri keuangan non bank lainnya, ditambah dengan sistem distribusi yang semakin baik, maka cara masyarakat dalam melakukan jual beli atau mengadakan permintaan dan penawaran barang maupun jasa pun mengalami perubahan.

Diawali dengan ditemukannya alat komunikasi telepon, maka dalam mengadakan permintaan dan penawaran dapat dilakukan lewat telepon, kemudian barang diantar sesuai dengan pesanan.
Saat ini, penjual dapat pula menawarkan barang dengan memasang gambar dan menyebutkan spesifikasinya di media sosial, sehingga permintaan dan penawaran berlangsung secara daring.

Pembayaran memanfaatkan produk perbankan dan pengiriman menggunakan saluran distribusi yang banyak tersedia. Dengan cara ini, pembeli dan penjual tidak harus bertemu secara langsung, sehingga pengertian pasar berubah menjadi pertemuan antara permintaan dan penawaran terhadap barang/jasa. Inilah pengertian pasar secara luas.

Pasar dalam arti luas ini bisa berbentuk pasar secara fisik nyata (seperti pasar tradisional hingga pasar-pasar modern). Atau, dapat juga berwujud jual beli dalam jaringan dengan segala kebaikan dan kelemahan.
Kebaikan:
  • Efisien dari sisi waktu dan tenaga, karena pembeli tidak harus pergi ke suatu tempat.
  • Penjual tidak harus memiliki toko atau tempat khusus untuk memajang barang dagangannya.
  • Untuk beberapa jenis barang, penjual cukup memajang gambar dagangannya disertai dengan keterangan mengenai ukuran, warna, dan spesifikasi, serta syarat-syarat pemesanan dan pembayaran barang di media sosial.
Kelemahan:
  • Pembeli tidak bisa mengenali fisik barang secara langsung karena hanya melalui gambar.
  • Pembeli harus membayangkan ukuran barang, warnanya pun mungkin berbeda antara gambar dengan wujud aslinya.
  • Rawan penipuan baik dari sisi pemesanan, pembayaran, maupun pengiriman barang.
Berdasarkan seluruh uraian di atas, maka dalam pasar terdapat kegiatan-kegiatan:
  • Penawaran barang oleh penjual atau produsen.
  • Permintaan barang dan jasa oleh pembeli.
  • Terjadi interaksi antara penjual dan pembeli.
  • Terdapat proses distribusi barang dari produsen ke konsumen.
  • Mengaktifkan bank dan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengiriman barang.
Ishar Yulian Satriani
Entah mau ngetik apaan :v
SHARE

0 Komentar

Post a Comment

Berikan pendapat Anda tentang materi yang kami sajikan!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel